• Apresiasi Indonesian CultureBangga sebagai Anak Indonesia
  • Enjoy LearningPembelajaran yang Menyenangkan
  • Guru TerbaikGuru yang Hangat & Menginspirasi
  • EntrepreunershipMandiri, Berani, dan selalu berkarya
  • GardeningMenanam untuk bumi yang lebih hijau
  • PemimpinSetiap anak memiliki jiwa kepemimpinan
  • HijauMenjaga keseimbangan alam
  • PersahabatanBersama sahabat mempelajari seisi alam semesta
  • Scientific Process SkillBerbudaya Ilmiah dalam berfikir dan berperilaku
  • Save The Earth!Kampanye 3R : Reduce, Reuse, Recycle
  • The Best Place!Sekolah ramah anak
  • Satu KeluargaBersamamu melewati masa remaja
  • Kerja SamaDan tidaklah Allah menciptakanmu selain untuk saling tolong-menolong

Agenda Kegiatan

Tanam Mangrove Selamatkan Pesisir

Tanam Bakau di Mangunharjo

Gerakan Peduli Pantai  SMP Sekolah Alam Ar-Ridho
Untuk Aksi Hari Bumi dan Hari Lingkungan Hidup

Sabtu (30/4), lima puluhan siswa – siswi SMP Sekolah Alam Ar-ridho Semarang, bersama guru, beberapa alumni,  perwakilan murid SD Alam Ar-ridho Semarang, dan orang tua murid melakukan kegiatan “Gerakan Peduli Pantai “ dengan menanam 2000 mangrove di  Pantai Tirang, Mangunharjo, Mangkang, Semarang. Petani mangrove yang tergabung dalam Biota Foundation turut mendukung kegiatan ini dengan memberikan bibit mangrove dan menyiapkan lahan tanam.

Kegiatan ini menurut koordinator  kegiatan, Andy Dwi Sakti, S.T dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bumi dan hari Lingkungan Hidup. “Kondisi pantai Tirang saat ini masih perlu perhatian karena banyaknya tanah terkikis oleh abrasi air laut. Sehingga adanya penanaman mangrove ini diharapkan dapat mengurangi abrasi itu. “, ujarnya lebih jauh.

Menurut Sururi, Ketua Petani Mangrove Biota Foundation yang menjadi perintis penanaman Manrove d Mangunharjo,  telah lebih dari 161 hektar lahan berubah menjadi lautan. Sehingga kondisi itu mengancam kelangsungan hidup masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo. “Kedatangan murid-murid sekolah, sangat membantu kami untuk mengembalikan kondisi sebagaimana mulanya, dengan cara membantu menanam mangrove yang telah kami biakkan.”, katanya dengan mata berbinar.

Dalam sambutannya di TPI Mangunharjo, Sururi mengatakan bahwa hutan mangrove mempunyai banyak fungsi baik dari segi fisik, biologi maupun ekonomi. Secara fisik mangrove berfungsi dalam peredam angin badai dan gelombang, pelindung dari abrasi, penahan lumpur, dan perangkap sedimen. Sehingga petani setempat selalu berupaya melakukan pembibitan mangrove dan menanamnya agar senantiasa bisa melakukan reboisasi di pantai.

Menurut Susanti, S.Si, Kepala Sekolah, yang beralamat di Bukit Kencana Jaya Tembalang ini, tujuan utama kegiatan ini sebenarnya untuk memberi “pelajaran dan pengetahuan” kepada para murid dan guru Sekolah Alam sendiri. Khususnya belajar secara langung tentang konservasi lingkungan terutama di daerah pantai. Dan mengetahui suka duka perjuangan penyelamatan lingkungan di komunitas pesisir. “Kita akan jadikan kegiatan ini sebagai kegiatan teratur kita!” tegasnya.

Meski dalam terik matahari yang menyengat dan badan basah kuyup penuh lumpur, para siswa terlihat semangat dan antusias menanam mangrove. “Wow, seru banget!”, kata Putri (14 th), salah satu peserta tanam mangrove yang juga alumni SD Alam Ar-Ridho. “Selain bisa melakukan sesuatu untuk lingkungan, buatku juga bisa memuaskan kerinduanku sama sekolah alam Ar-Ridho.”, katanya sambil tersenyum.(dr)

(note : kegiatan ini dimuat di  Jawa Pos Radar Semarang (01/15), Warta Jateng (01/05), dan Kompas.com (04/05) )

 Tim Mangrove SMP Sekolah Alam Ar-Ridho

>>Untuk foto lebih lengkap, klik disini.

Blog Sekolah

Peta Lokasi Sekolah

You are here: Home Berita Agenda Kegiatan Tanam Mangrove Selamatkan Pesisir