• Apresiasi Indonesian CultureBangga sebagai Anak Indonesia
  • Enjoy LearningPembelajaran yang Menyenangkan
  • Guru TerbaikGuru yang Hangat & Menginspirasi
  • EntrepreunershipMandiri, Berani, dan selalu berkarya
  • GardeningMenanam untuk bumi yang lebih hijau
  • PemimpinSetiap anak memiliki jiwa kepemimpinan
  • HijauMenjaga keseimbangan alam
  • PersahabatanBersama sahabat mempelajari seisi alam semesta
  • Scientific Process SkillBerbudaya Ilmiah dalam berfikir dan berperilaku
  • Save The Earth!Kampanye 3R : Reduce, Reuse, Recycle
  • The Best Place!Sekolah ramah anak
  • Satu KeluargaBersamamu melewati masa remaja
  • Kerja SamaDan tidaklah Allah menciptakanmu selain untuk saling tolong-menolong

Beranda

Ternyata Itu to Potensi yang Aku Miliki

Oleh: Hanan Wijdan Amalia Selma.
Siswa kelas 8 SMP Alam Ar Ridho

 

“ SMP Alam ArRidho memang luar biasa dengan pola pendidikannya. Anak kami telah menemukan bakatnya yang selama ini tidak pernah kami sadari, yakni public speaking. Kelas 8 sudah berani mengisi pesantren Ramadhan di masjid perumahan dan menjadi juara 2 lomba pidato se-Kota Semarang tahun 2012. Dan yang luar biasa lagi dia sudah bisa merencanakan masa depannya sesuai minat dan bakatnya....Ternyata memang benar “SETIAP ANAK adalah BINTANG “. (Drs. Moh Kholid, Pengusaha Property, Kendal, orang tua siswa dari Hanan Wijdan Amalia Selma)

Begitulah beberapa kalimat testimoni dari orang tua salah satu murid SMP Alam Ar Ridho. Memang benar, karena Ar Ridho-lah murid asal Kendal ini jadi berubah total. Awalnya anak berhobi membaca ini seorang yang sangat pendiam di kalangan teman-temanya, semasa SD dulu. Bahkan tak pernah sekali pun berpikir untuk menjadi motivator. “Boro-boro jadi motivator, lha wong ngomong di depan orang sedikit aja badan gemetar dan panas dingin nggak karuan, apalagi ngomong di depan banyak orang.” Begitulah tutur anak bermata 4 ini.


Pada mulanya, anak pendiam dan penakut ini hanya menjalankan tugas yang guru SMP-nya berikan, yakni membuat laporan dalam power point yang kemudian harus dipresentasikan di depan guru mentor dan murid kelas 7 & 8. Ia hanya bertekad untuk menjadi paling baik di sesi presentasi pertamanya. Akhirnya hari yang mendebarkan itu datang. Dengan tekad kuat, ia menjadi presentator terbaik di kelasnya saat itu. Kabar tentang anak pendiam jadi presentator terbaik di kelas dengan cepat menyebar hingga telinga sang Ayah-Ibu si pendiam tadi. Yang membuat mereka terkejut dan tak menyangka, bahwa anaknya ternyata bisa.


Tak cukup sampai di situ, suatu ketika salah seorang guru SD Alam Ar Ridho menawarkan kesempatan mengisi muhasabah dengan audien siswi kelas 4,5 dan 6. Awalnya menolak dengan alasan takut dan tak mampu, tapi karena rayuan gurunya akhirnya diterimalah kesempatan pertamanya dengan bekal kemampuan seadanya. Ternyata apa yang ia pikirkan jauh berbeda dengan yang sesungguhnya, tiba-tiba ketakutan yang ia pikirkan sirna dengan cepat saat melihat respons dari audien. Maka bisa dibilang muhasabah pertamanya ini sangat sukses ia bawakan.


Dan ternyata sang Ayah yang mengetahui anaknya telah berani membuat perubahan pada dirinya tak tinggal diam, dengan sigap, diajaklah anaknya untuk menguji potensi dengan bantuan mesin canggih. Dan benar, salah satu potensi tersembunyi yang dimilikinya adalah public speaking/ motivator (penyemangat).

 

Mulai saat itulah, penawaran-penawaran silih berganti mendatanginya, yang kini bukan lagi anak pendiam dan penakut. Satu-persatu ia terima dengan berusaha semaksimal mungkin. “pokoknya penawaran apapun aku mau, kalo berhubungan dengan berbicara, mumpung kesempatan. Biar aku tambah lincah” papar anak kelahiran 1999 itu. Tak terasa, kini ia telah duduk di kelas 8. Hingga pada suatu hari, penawaran dari sekolah untuk berpartisipasi dalam lomba pidato se-kota semarang yang diselenggarakan oleh FISIP UNDIP.


“ saat itu, sebelum tiba di lokasi lomba rasanya deg degan ketika membayangkan se-kota semarang menyimak pidatonya, membuatku makin dingin dan gemetar. Dengan ditemani seorang guru dan adik kelas yang ikut lomba juga, kukatakan pada mereka, kujanji bahwa kan pulang membawa kemenangan, untuk Ar Ridho tercinta. Ketika namaku dipanggil maju ke podium, langkahku gemetar menaiki podium kayu tanpa pengeras suara. Sebelum mulai, aku yang saat itu sedang lepas kaca mata menatap tiga juri dan audien dengan pandangan kabur, membuat rasa takutku semakin surut, karena seolah-olah mereka tak ada di hadapanku. Ternyata dengan modal semangat jerih payahku terbayar juga. Saat pengumuman pemenang dibacakan, tak disangka namaku disebut sebagai juara runner up(kedua). Antara percaya dan tidak aku sungguh bahagia sekali.


Sebenarnya lomba ini hanya se-kota semarang, tapi karena ada peserta luar kota, akhirnya disebutlah lomba itu menjadi LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA Government Library Fair 2012 FISIP UNDIP tingkat PROVINSI JAWA TENGAH. Dengan bangga aku pulang membawa kebahagiaan ke sekolah. Ini semua membuatku semakin yakin bahwa aku mampu. Sampai sekarang aku teus mencoba, berlatih dan berlatih.”

Begitulah yang aku ceritakan pada setiap orang yang betanya.


“ nggak disangka-sangka, anak yang dulu pendiam, kini tak lagi selalu diam, ternyata itulah bakatnya, yang ternyata sudah tampak sejak kecil yang sangat senang bermain mikrofon” kata ibunya yang bernama Munawaroh


Dan kini, ia telah punya mimpi dalam kehidupannya, untuk jadi MOTIVATOR MUSLIMAH TERMUDA YANG HAFIDZHAH.


Dialah aku, Hanan Wijdan Amalia Selma, Siswa kelas 8 SMP Alam Ar Ridho.

Klip Selayang Pandang Sekolah

Blog Sekolah

Peta Lokasi Sekolah

You are here: Home Artikel KBM SMP Artikel Umum Ternyata Itu to Potensi yang Aku Miliki