• EntrepreunershipMandiri, Berani, dan selalu berkarya
  • GardeningMenanam untuk bumi yang lebih hijau
  • PemimpinSetiap anak memiliki jiwa kepemimpinan
  • HijauMenjaga keseimbangan alam
  • PersahabatanBersama sahabat mempelajari seisi alam semesta
  • Scientific Process SkillBerbudaya Ilmiah dalam berfikir dan berperilaku
  • Save The Earth!Kampanye 3R : Reduce, Reuse, Recycle
  • The Best Place!Sekolah ramah anak
  • Satu KeluargaBersamamu melewati masa remaja
  • Kerja SamaDan tidaklah Allah menciptakanmu selain untuk saling tolong-menolong

Konsep Pendidikan

Konsep Pendidikan

KONSEP DASAR

Konsep dasar Sekolah Alam Ar Ridho adalah membangun manusia sebagai hamba dan Khalifatulloh Fiil Ardh yang meliputi :

  1. Karakter ilmiah yang meliputi rasional – sistemik – problem solver – berfikir kritis – inovatif – kreatif - adaptif  dan berbudaya research.
  2. Karakter kepemimpinan yaitu proaktif – mengenal prioritas – visioner-  memahami orang lain – pandai bersinergi – win/win solution – mengasah diri
  3. Karakter entrepreneurship : berani bermimpi – ulet – tangguh – berani mengambil resiko – pekerja cerdas
  4. Berakhaqul karimah : tekun beribadah – berjiwa social tinggi

 

KONSEP PENDIDIKAN

  1. Caracter based Learning : Mengintegrasikan siswa dalam proses kegiatan pembentukan karakter melalui Character process cycle yang meliputi : keteladanan, penyadaran, pembiasaan, dan motivasi yang inheren di dalam setiap kegiatan belajar
  2. Integrated based learning: Siswa dilatih untuk dapat "membaca" semesta dengan cara pandang utuh dan menyeluruh. Khazanah semesta dibagi ke dalam tema-tema bahasan, kemudian siswa belajar mengupas tema tersebut melalui semua cara pandang berbagai keilmuan dalam kegiatan belajar yang bersifat Character based. Keterkaitan antar ilmu pengetahuan baik eksakta maupun ilmu pengetahuan social diberikan sebagai pengalaman belajar untuk membangun pemahaman yang holistic atas hakikat ilmu pengetahuan. Sistem pembelajaran "spider web" ini, akan membuat anak didik peka sekaligus terbuka dalam menyimak permasalahan dan mencari pemecahan yang total. Puncak integrated learning disini adalah intergrasi ilmu dengan karakter.
  3. Inquiri based Learning : Membangun suasana belajar dengan format bahwa setiap siswa diberi predikat “as scientist” atau sebagai ilmuan. Merupakan bentuk visualisasi nyata bahwa manusia adalah inquirer dengan daya ingin tahu yang tidak mengenal batas maka pendekatan inquiry based learning menjadi pilihan. Maka kami menyusun pembelajaran  dengan pendekatan eksplorasi dan investigasi atas obyek maupun peristiwa secara langsung untuk mendorong dan mengarahkan siswa malakukan proses pencarian dan penemuan ilmu pengetahuan secara langsung denganprogram  Scientific process skill yang meliputi: Observe yaitu mengamati dan mengumpulkan data serta mengolahnya dengan melukukan klasifikasi. Questioning yaitu melatih untuk selalu mencari dibalik benda atau peristiwa yang untuk menjadi solusi atas masalah yang dihadapi yang berlanjut dengan proses investigasi dan eksperimen. Hypothesizing berarti melatih membangun dugaan bahwa selalu ada lebih dari satu solusi atas permasalahan yang teridenfikasi. Predicting adalah melatih kemampuan dalam memanfaatkan pola, ciri, kecenderungan untuk meramalkan apa yang akan setelah ditemukan adanya variable tambahan. Interpreting, adalah kegiatan untuk membuat temuan atas data yang telah terkumpul. Communicating, adalah proses menyampaikan  data, pemikiran dan temuan dengan menggunakan gambar, grafik, table, tulisan dan media lain kepada pihak lain sebagai laporan maupun dokumentasi. Ketrampilan sebagai ilmuwan (scientific process skills) ini akan berjalan secara simultan dengan pembentukan karakter dalam ruang integrated learning.
  4. Multiple Intelligents  based Learning: Meyakini bahwa setiap anak adalah UNIQUE/BEDA maka proses belajar yang berbasis theory of multiple intelegents diletakkan sebagai panduan guru dalam mengelola kegiatan agar ada ruang-ruang bebas bagi anak untuk berinteraksi dan berekspresi. Jargon Semua anak Juara dengan menghapuskan ranking karena semua adalah ranking satu dibidangnya masing-masing adalah implikasinya dengan menjadikan portofolio sebagai alat evaluasi sekaligus rekam jejak keunikan setiap anak.
  5. Green Based Learning: Green disini adalah komitmen kami untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan green philosophy yang meliputi :

  • Green school environment (konservasi alam) misalnya  hutan mini, konservasi air, bank sampah, kebun sayuran, pembibitan tanaman keras, kantin sehat
  • Green building ( hemat energy, dibangun dengan asas land conservation)
  • Green media (organic, reduce – reuse – recycle)

 

 

 

 

Blog Sekolah

Lokasi Sekolah

You are here: Home About Us Konsep Pendidikan